Kembali ke Pusat Informasi
Artikel Berita

KUPS Perempuan adat Riu-riu Matulu di desa Saureinuk mengikuti pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Dipublikasikan pada: Selasa, 23 Juni 2026
KUPS Perempuan adat Riu-riu Matulu di desa Saureinuk mengikuti pelatihan Pembuatan Pupuk Organik
Klik untuk memperbesar gambar

Saureinuk, 22/6

Memiliki salah satu usaha budidaya tanaman nilam untuk memproduksi minyak atsiri, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan adat Riu-riu matulu di desa Saureinuk mengikuti pelatihan pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dan Pupuk Organik Cair (POC). Pelatihan ini dimaksudkan dalam rangka menambah pengetahuan anggota kelompok dan untuk mencukupi kebutuhan pupuk sebagai nutrisi untuk tanaman nilam yang akan dikembangkan oleh kelompok.

Tety Marlina bersama Alfirson PPL Pertanian dari Kementan dalam pemaparannya menyampaikan bahwa beberapa keuntungan dari pupuk organik diantaranya ramah lingkungan, dapat menyehatkan lingkungan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, memperbaiki struktur tanah, mengurangi biaya produksi, dan lainnya. Pemupukan diperlukan agar tanaman mendapatkan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan serta untuk memperoleh kadar minyak nilam yang banyak. Dikatakannya unsur nitrogen untuk daun ad pada dedaunan tumbuhan hijau, posfor dari dedaunan yang kering termasuk batang pisang serta kalium dari ranting ranting tanaman dan juga dari tumbuhan yang batangnya berbonggol. 

Dalam praktek yang dilakukan, tanah yang digunakan adalah tanah yang ada dibawah pohon bambu karena banyak mengandung jamur trichoderma, lapisan kedua pupuk kandang, dan selanjutnya dedauna yang telah direjang dan disiram dengan campuran EM4, gula aren dan air kelapa. Untuk POC dengan menambahkan rejangan bonggol pisang. admin